Minggu , Agustus 19 2018
Home / Digital Lifestyle / Pensiun di Film, Mamet ‘AADC’ Sukses Bikin Startup
foto studentpreneur

Pensiun di Film, Mamet ‘AADC’ Sukses Bikin Startup

 

Buat kamu yang suka banget sama sosok Mamet di film Ada Apa Dengan Cinta (AADC), pasti agak kaget lihat penampilannya yang jauh berbeda. Wajah Mamet yang dulu agak-agak ‘kurang gaul’ gimana gitu, sekarang sudah jauh lebih keren, loh. Yang pasti, Mamet di jaman milenial ini sudah nggak ketinggalan pesawat lagi di bandara. Dia bukan lagi Mamet yang ikutan ngejar-ngejar mobil Rangga demi sang sahabat, Cinta.

Ya, Dennis Adhiswara si pemeran Mamet yang sudah lama nggak main film alias pensiun, akhirnya kembali main lagi demi film Ada Apa Dengan Cinta. “Kangen sama teman-teman geng AADC,” katanya. AADC jadi satu-satunya film yang dia mau main setelah memutuskan pensiun beberapa tahun lalu. “Yang ini beda, panggilan hati,” katanya.

Dennis memang sudah mundur dari dunia film dan sinetron. Dia milih fokus buat membesarkan startup konten video online yang dibangun sama teman-temannya sejak tahun 2012. Startup yang dikasih nama Layaria TV itu sekarang udah berkembang dan jadi bisnis utamanya. Kalo awalnya cuma bikin satu channel, sekarang sudah ada ratusan channel yang gabung sama Layaria TV. Konten video online yang dibikin juga udah berkembang jadi multichannel network. “Tantangan bikin startup bikin hidup jadi lebih semangat,” katanya.

 

Gaya Mamet di film AADC tahun 2002
Gaya Mamet di film AADC tahun 2002

 

Kata Dennis, main film atau sinetron memang enak. Cukup baca skrip, datang ke lokasi syuting, ambil gambar, pulang dan dapat uang banyak. Tapi, dia merasa nggak nyaman karena kayaknya cuma ngasih mimpi-mimpi dan fantasi buat orang banyak. “Kayaknya hidup cuma pasrah sama keadaan dan nggak ada semangat berjuangnya,” kata dia. Karena merasa nggak cocok sama hati dan nuraninya, dia milih merintis startup yang bikin konten video online. “Pas bangun startup pertama kali, banyak banget yang sinis,” katanya. Dia sih maklum karena di tahun 2012, video online masih dianggap barang aneh.

Meski banyak yang sinis, cowok yang lahir di Malang, Jawa Timur tahun 1982 ini nggak patah semangat. Dia bilang apa yang dilakukan kayak Nabi Nuh waktu bikin perahu di tengah padang pasir. “Kira-kira kondisinya kayak gitu, makanya saya tetap semangat bikin startup,” kata Dennis yang sekarang jadi bos Layaria TV. Karena semangat dan gigih berjuang, sekarang Dennis mulai merasakan buah manisnya. Startup yang dibangun jadi pembuat konten video online yang cukup terkenal, loh. Kalo soal uang yang didapat, udah pasti jumlahnya nggak kalah sama main film. (afs)

 

Artikel Terkait:

Tentang admin

Selain publikasi, tim Gregetan juga menyediakan online & digital campaign, layanan content, content creation, content partnership, native ads dan social media consulting. Info lebih lanjut hubungi redaksi@gregetan.com

Cek juga yang ini..

Maker Insititute

Tiga Kunci Utama Cepat Mendapatkan Kerja

Sudah jadi sarjana tapi sulit mencari kerja pasti jadi kondisi yang ingin kamu hindari jauh-jauh. …