Senin , Desember 11 2017
Home / Inspirasi / Serunya Workshop Bareng Gregetan dan Fiksimini
Salam ceria setelah workshop selesai (foto: dok.gregetan)

Serunya Workshop Bareng Gregetan dan Fiksimini

 

Worskhop penulisan kreatif buat anak-anak muda yang diadain gregetan.com dan komunitas fiksimini di ruang training kantor gregetan.com di Jakarta pada Sabtu, 19 Desember 2015 kemarin ternyata serung banget. Peserta yang ikut nggak hanya dari Jakarta, tapi juga dari Tangerang, Bogor, Depok, dan Bekasi. Mereka ada yang masih SMA, tapi ada juga yang baru lulus SMA dan udah kuliah. Meski pendidikan nggak sama, tapi mereka punya minat yang sama di dunia tulis menulis. Apalagi materi yang diajarkan juga nggak jauh-jauh dari dunia mereka. Dari nulis soal galau-galauan sama pacar, gebetan yang lama nggak kasih kabar, sampe bikin opini urusan parkiran motor di kampus.

Materi pertama yang dikasih soal penulisan fiksi yang disampein Kak Oddie Frente. Koordinator komunitas fiksimini ini bikin suasana workshop nggak pernah sepi. Kata Kak Oddie, ada sepuluh kata utama yang mesti diperhatiin kalo mau nulis sesuatu. “Cari sepuluh kata kunci biar tulisan kamu nggak lari ke mana-mana,” katanya. Kayak cowok yang lagi PDKT sama gebetan, sepuluh kata kunci ini kayak peluru yang mau ditembakin ke gebetan pas ngomong “aku sayang kamu, aku suka kamu, aku demen banget sama kamu, atau I love you.” Kalo kata-kata itu kena banget di hati gebetan, biasanya dia diem dulu sebelum bilang ‘ya deh aku terima’ seminggu kemudian. “Begitu juga dengan tulisan yang kena di hati,” katanya.

 

Kak Oddie lagi kasih materi workshop di kantor gregetan.com (foto: dok.gregetan)
Kak Oddie lagi kasih materi workshop di kantor gregetan.com (foto: dok.gregetan)

 

Peserta dengan karya bagus dapet hadiah buku (foto: dok.gregetan)
Peserta dengan karya bagus dapet hadiah buku (foto: dok.gregetan)

 

Sesi lain diisi Kak Marsha Nony Safitry yang cerita duluan gimana pengalaman di fiksimini sampe gabung bareng gregetan.com. Ternyata, nulis itu jadi obat mujabar buat hilangkan galau dan sedih gara-gara putus sama pacar, loh. “Pas nulis yang galau-galau, kok rasanya beban di hati jadi hilang,” kata Kak Marsha yang ikutan main film Cemburu Itu Peluru bikinan fiksimini. Oh ya, film ini diangkat dari novel berjudul sama karya Kak Oddie Frente. Pesan Kak Marsha ke peserta, kalo lagi galau atau lagi ngerasain apa pun, coba deh dituangin dalam tulisan karena banyak banget manfaatnya. “Banyak kok novel laris yang ditulis dari kegalauan,” katanya.

Materi lain soal jurnalistik disampein sama Kak Arif yang udah 13 tahun lebih jadi wartawan di Republika dan Tempo. Menurutnya, pengen nulis bagus nggak harus jadi wartawan. Tapi, kalo paham jurnalistik, tulisan kamu dijamin nggak bakal ketinggalan jaman. Selalu ada yang baru dan tulisan kita jadi tetep fresh from the oven karena sesuai ama yang terjadi sekarang. Salah satu yang menarik di sini, peserta dikenalin apa itu newspeg dan news value plus contoh yang lagi hits kayak film Star Wars: The Force Awaken yang baru tayang di bioskop.

Setelah ikutan workshop, masih ada loh bimbingan lain yang mereka terima entah lewat online maupun kopi darat. Karya mereka juga bakal muncul di gregetan.com dan fiksimini. Apalagi kalo laman khusus mereka sudah jadi nanti. Jadi, kalo ada workshop lagi jangan sampe nggak ikutan ya….. (afs)

 

Artikel Terkait:

Tentang admin

Selain publikasi, tim Gregetan juga menyediakan online & digital campaign, layanan content, content creation, content partnership, native ads dan social media consulting. Info lebih lanjut hubungi redaksi@gregetan.com

Cek juga yang ini..

Hampir Jadi Ahjussi, 5 Idol Ini Kelihatan Baby Face Banget!

Yang namanya awet muda memang nggak berlaku buat para cewek aja. Terutama, kalau kamu berprofesi …